banyak yang beragama tapi buta
#einstein
"Ilmu Tanpa Agama Cacat, Agama tanpa ILMU BUTA"
Bener toh?
Ada yang Berpendapat :
"Bahwasanya segala bid'ah itu tidak baik.. dan apa yang tidak diajarkan oleh Rasul itu Tidak boleh dilebih2kan dalam urusan beribadah."
#mau #interupsidulu dari orang yang mungkin gak begitu tau dari agama (#saya )
[MOHON BACA SAMPAI SELESAI]
padahal dijelaskan bahwa ( entah ayat mana lupa ) bahwa beribadah yang berlebihan / agama yang berlebihan itu juga tidak baik
Dalam islam dituntut untuk ber-ILMU segala hal yang ada dijelaskan secara LOGIS dan dengan Jelas ( asalkan Umat MAU BERPIKIR - walaupun belum mampu secara 100% paham maknanya ) , dan disinilah sebuah jaman dimana sesama islam saling beradu saling berargumen tentang pendapatnya, terpecah menjadi bagian - bagian dan inilah jaman yang dikhawatirkan , padahal sebenarnya ISLAM itu ya 1 , tidak ada kelompok2 an tidak ada Mengkotak kotakkan semua bundar, 360 derajat mengikuti alurnya dan tidak keluar dari Lingkaran
[TOPIK 1]
- Penggolongan
Tidak untuk dipecah pecah dengan pemahaman aliran ini , aku ISLAM INI, Kamu ISLAM itu kita beda pendapat kita beda aliran , kalau ngobrolin soal bid'ahnya ,
Bahkan dari mereka yang berdebat tentang ini itu tentang bid'ah , mereka sendirilah yang sebenarnya BID'AH dari lama , dan melenceng dari Ajaran ISLAM sebenarnya, padahal mereka itu tahu kalau ISLAM itu ya ISLAM orang MUSLIM itu ya MUSLIM harusnya 1(SATU) bukan untuk diorganisir menjadi BAGIAN ISLAM ini itu , dan secara tidak sadar mereka bid'ah dan membid'ahkan hal lainnya tapi mereka tidak sadar diri
Bisa berpikri pula kan? Rasul tidak mengajarkan untuk mengkotak kotakkan , tidak mengajarkan untuk memecah islam menjadi beberapa bagian dengan perbedaan yang ada , di Qur'an juga tidak dijelaskan akan harus adanya perbedaan tentang pembagian itu sendiri.
SO...? Mereka banyak dari mereka yang membid'ahkan hal padahal mereka sendiri dalam keadaan bid'ah
[TOPIK 2]
- Tahlil & Yasinan
Tentang Bid'ah pula , adanya Pengajian berupa Tahlil, Yasiin dll, bersama sama untuk mendoakan orang mati adalah BID'AH dan itu tidak boleh!!
Karena itu adalah ajaran dari agama sebelumnya, lalu apa salahnya agama sebelumnya?
(maaf sebelumnya ajaran agama ini adalah HINDU - DImana Hindu adalah sebenarnya Paham HINDUISM yakni paham untuk orang HINDI , HINDI adalah sebutan dari orang arab kepada orang india di dataran HINDI ), kalau serasa itu baik kenapa harus dibuang paham mereka ? kalau memang baik ya saring ikutilah kalau buruk dan melenceng misalnya maka jauhilah jangansekali2 mengharamkan hal yang bukan urusanMU(katanya)
ini sedikit Video Dari DR. Zakir
https://www.youtube.com/watch?v=TFFASRa9Of0
Ada persamaan disitu antara Hindu dengan Islam, dimana di Hindu juga sebenarnya mengajarkan sebuah kebaikan dan mempunyai 1 Tuhan tapi dengan bahasa dan cara pemahaman / tata bahasa yang berbeda ( kalau gak salah di Kitab Wedha - *cuman liat video2 DR. Zakir karena Beliau itu Ada di bidangnya tentang perbandingan agama ).
Back to topik, untuk masalah Tahlilan pada hari 1 - 7 , apakah salah? di Qur'an melarangkah mengadakan Tahlil, tahmid dan Melarang berkumpul (Silaturrahim pula) untuk membaca bacaan Qur'an? tak melarang bukan? bahkan Silaturrahim itu Hukumnya wajib, bagi siapa yang memutus tali silaturrahim , bahkan di Qur'an ( pernah sekilas baca2 arti Indonesia Versi Qur'annya ) maka "NERAKA" lah baginya, lalu melarang Tahlilan dimana orang yang membaca puji2an bagi Tuhannya (Allah S.W.T) dan membaca Ayat2 qur'an bersama sama, apalagi mendoakan Orang yang sudah Wafat dengan harapan bahagia di sisi Allah S.W.T itu salah? Sudah jelas kan doa yang diterima adalah doa Anak yang Sholeh, dan di dalam Yasinan tersebut terdapat anak kandungnya misalnya, apabila melarangnya berarti apa Ganjaran bagi orang yang melarangnya? #jawabannya ada ditanda petik diatas.
Kegiatan Yasinan, tahlilan , banyak yang menganggap itu adalah kegiatan resmi bersama untuk menjalin silaturrahmi antar umat muslim tetangga dan saudara untuk saling berkumpul dan berkunjung.
Lalau kalau di Bid'ah burukkandan tidak diperbolehkan lalu yang benar bagaimana? Tidak bolehkah berkunjung dan silaturrahim sesama Muslim?Apakah harus seperti itu?
Hukumnya apa bagi yang melarangnya dan secara tidak langsung mencoba memutus tali silaturrahim? #bisabacatandapetiklagidiatas
https://www.youtube.com/watch?v=TFFASRa9Of0
[TOPIK 3]
- Diterima atau Tidak dan Cukup Dengan Rekaman kan sama saja?
Salah, Telah disebutkan pada banyak riwayat dan Qur'an doa yang diijabahi adalah doa Dari anak kandungnya ( notabene / Ctatan Penting : Do'a yang ikhlas dan khusuk) yang niat dan Khusuk Ikhlas pula.
Apakah dengan rekaman surat yasiin dengan kaset mampu sampai ke Gusti Allah?
#Saya Tidak Tahu!!
Itu rahasia Gusti Allah, mau nerima atau tidak yang penting saya Mau Komen gak ikut2an ambil keputusan mau diterima atau tidak tuh Rekaman ( asal jangan kirim make JNE gak bakalan nyampe tuh kaset , Apalagi make Video Call , diakherat gak ada HP android , Aplikasi Team Viewer apalagi MACBook Pro yang udah Retina Display )
Yang jelas ini dapat diperumpamakan gini aja, Guru mengajar dikelas mengajar secara lisan ( tanpa tanya jawab ), ( seperti Menjelaskan makna dari pelajaran rumus dll)
Kenapa guru musti datang ke Kelas kalau yang diajarkan itu setiap kelas yang berbeda itu sama, dan tiap tahunnya sama? Kenapa gak direkam saja? toh enak tuh sang guru bisa leha leha?
Dengan hal ini , Bagaimana perasaan murid yang bersekolah bayar mahal2 buat nuntut ilmu pengen ketemu gurunya secara langsung lalu sang guru gak mau dateng cuman disuguhi ama Rekaman Videonya aja menjelaskan tentang ini itu?
Gimana perasaan muridnya? #enegbanget
lalu seperti guru ngaji, kenapa musti ada guru ngaji? sedangkan banyak aplikasi di Android, windows, mac dll, atau bahkan banyak yang jual Piranti yang bisa ngajarin kita bisa baca Qur'an bahkan lengkap dengan terjemahnya pula? sedangkan guru ngaji gak ngajari setiap Ayat denganterjemahnya dan makna2nya? Ngapaen kalau gitu ada guru ngaji?
Satu lagi, yang paling umum anggaplah secara live.. kita mau interview kerja di bidang IT , toh sama - sama punya Koneksi Intrnet Misal, sama sama tau teknologi , banyak aplikasi gratis yang memudahkan kita bertatap muka secara langsung, mengirim lamaran cukup dengan Email saja, Lalu kenapa kita sang pelamar kerja musti datang ke tempat kerja kalau kita bisa bertatap Muka Lewat Video CALL ( Video Conference ) bahkan menghemat waktu dan biaya pula? tahu alasannya?
Secara sederhana dan Gawollnya (secuil lah) :
"BIAR LEBIH AFDOL!! DAN MENGHARGAI SERTA NIAT GAK SIH?"
Jelas disini yasinan , mungkin bisa nyampe atau gak itu rahasia Illahi manusia gak boleh asal bicara mau terima atau gak itu urusan nya Gustibukanurusan kita
Mau itu rekaman, mau itu cuman tulisan, mau itu cuman gerakan tangan gak ada pengaruhnya mau diterima atau tidak bukan kuasa kita Manusia, toh "gusti allah ingkang nyukani Kerso Ditampe nopo Mboten"
( gusti allah yang memberikan kuasa Diterima ataukah tidak)
Manusia itu SALAH !!, dan akan tetap salah karena manusia itu tempatnya salah
yang bilang nyampe itu salah, yang bilang gak nyampe itu salah !! Emangnya kalian tau doanya nyampe atau gak? Wong hari kiamat aja Malaikat ISRAFIL yang niup sangkakala di hari kiamat ntar aja kagak tau , apalagi kita? , yang cuman bisa make komputer tanpa tau gimana sih proses bikin CHIPSET Proccessor, jangankan CHIPSET , Bikin Kondensator yang bisa diliat itu aja gak tau itung2annya ama proccessnya , mau chipsetnya.
[TOPIK 4]
- BID'AH ( Buruk Atau Baik kah? )
Secara garis besar kita semua melakukan bid'ah dalam beribadah , katanya apa yang tidak diajarkan rasul itu adalah bid'ah!! ( banyak yang bilang begitu ).
Kita telaah lagi, apakah dijaman rasul ada tanda Baca (tajwid) harakat di kitab atau apa yang mereka tulis?
Apakah di jaman Rasul ada Televisi? di Jaman RAsul ada Internet? Dijaman Rasul ada Lampu?
Apakah rasul dansahabatnya mengajarkan Tajwid dan apakah ada dijaman rasul Harakat ( A I U ) ?
kalau dijaman rasul gak ada dan tidak diajarkan maka hal tersebut adalah bid'ah!!
Dan apabila Rasul & Sahabat tidak mengajarkan Untuk belajar menggunakan Internet , maka secara langsung INTERNET DALAH BID'AH!!
katanya segala bid'ah itu Dosa(eh dosa atau apa ya?)?
lalu berarti kita baca qur'an dengan harakat bid'ah lo
Berarti apa? Dosa?
itu namanya yang menganggap segala bid'ah adalah Dosa atau tidak baik adalah SALAH BESAR, terlalu berlebihan dalam menganggap sesuatu atau benar kata Einstein:
"Agam,a tanpa Ilmu itu BUTA" , maka secara langsung mereka telah buta karena telah memakan mentah - mentah segala apa yang ia dengar baca tanpa tau makna dan Ihwal yang musti di telaah .
Secara garis besar yang saya dapet dalam apa yang teman2 saya berikan ,
Bid'ah Baik dan Bid'ah Buruk, maka Bid'ah yang baik dan bermanfaat ya lakukanlah kalau buruk ya jauhilah,
Secara Inti nya :
"Lakukan bila Baik & Jauhi Bila Buruk" - Gitu Aja Kok Repot ( Kata Gus Dur)
Beragama dan beribadah dalam 1 arah tanpa mau berpikir dan berlebihan itu NYATA TIDAK BAIKNYA!!
[TOPIK #nyentildikitahh]
apalagi yang mengatasnamakan AGAMA untuk mencari UANG dan tanpa mau berusaha BEKERJA , seperti Mendapatkan Rupiah ( eh Dolar ) cuman make TOPENG AGAMA , seperti halnya mengais Api dari Neraka,
Mentang mentang Syiar tentang agama ,pinter kitab, pinter hadits, banyak jemaatnya dapet duit tapi gak mau bekerja , duduk leha2 ceramah dapet amplop, kalau dapet banyak mayan lah bisa kumpulin buat beli mobil ntar bisa Riwa Riwi ngalor ngidul gak kepanasan. Untung2 bisa buat beli Rumah Mewah cuman Modal NGEMENG - NGOCEH ke orang2 banyak #hayoosiapaaa?
Dateng disambut ama warga banyak yang cium salam (sambil batin dalam Hati- HAHAHAHA AKU INI ORANG TERSOHOR, AKULAH GURU liat aja jemaatku banyak yang dateng ampe nyium tangan pula ) #aissshhhWTF,
KENAPA BANYAK YANG SEPERTI ITU ? #mungkin tanpa pernah mikir:
(MEREKA = JEMAATKU)
- Mereka salim ke aku apa udah salim ke orang tuanya?
- Mereka sambut aku seperti ini apa udah nyambut baik orang tuanya melebihi apa yang mereka berikan kepadaku?
- Mereka berkumpul menemui aku dan mengaji bersama ku ramai ramai , rela jauh jauh Apakah sudah selsaikah Tugas mereka dirumah?
- Ibu2 ngumpul ngaji bareng sendirian tanpa suami dengan ibu2 lainnya apakah sudah mendapat restu dari suaminya , dan apakah sudah melakukan kewajiban sebagai istri untuk anak dan suami dirumah?
- Orang -orang ngmupul, malem2 banget apakah dirumah sudah ada yang menjaga?
- Mereka jauh jauh kesini apakah mereka sudah mampu dan duitnya emang cukup dan memang tidak untuk kebutuhan pokok dirumahnya?
Betapa angkuhnya AKU !!
#hashhh
banyak pula yang seperti ini :
- Sambang Wali songo, berkunjung satu persatu ke semua makam wali songo biar barokah ( barokah Gundulmu Peyok iku !! emang tau kalau itu Benar benar berkah? ) , apakah sudah anda berkunjung ke Makam orang Tua mu ( entah mbah , buyut ortu yang udah ninggal) , embersihkan makamnya, mengucapkan terima kasih dengan doa, mendoakan semoga amalan baiknya diterima oleh Allah S.W.T, semoga Surgalah tempatnya!,,
bukannya Wali Songo itu tidak mengenalmu? memang benar mereka itu wali!!, tapi apa mereka lebih penting dari saudaramu lebih penting dari Orang Tuamu?
Walaupun mereka masih hidup apakah mereka peduli andai kalau kamu susah dan hidup kelaparan apakah mereka orang pertama yang akan menolongmu? Bukan!!
Tapi kenapa banyak masyarakat Negeri ini menjadi aneh, Meluangkan waktu Berziarah kesana kemari, ikut ziarah wali ( katanya biar Berkah ) , tapi mayoritas sebenarnya banyak yang sebenarnya tidak mampu, dan saat berangkat masih meninggalkan tanggung jawab yang besar di rumahnya, entah itu urusan rumah tangga , hutang atau Anak cucu dll.
Disini tidaklah melarang , bahkan kalau itu memang anjuran maka berangkatlah, tapi ingat , selama itu mampu!! dantanggung jawabmu telah terpenuhi!!
Lhahwong Pergi Haji Ke Mekkah saja, tidak diwajibkan untuk orang yang tidak mampu!, jangankan tidak mampu walaupun mampu tapi belum siap maka sia- sialah Hajinya, Apalagi pergi Haji cuman cari Titel:
H. Nama anda atau Hj. Nama anda? kalau cuman mau ngasih nama H. tinggal ke Pak RT, RW kelurahan ama catatan sipil plus Kecamatan udah ganti tuh nama , make H kek , S kek ampe XXX kek terserah asal mau